Home Headline Tragedi Sinkhole di Korea Selatan Tewaskan Seorang Pengendara Motor
HeadlineInternasional

Tragedi Sinkhole di Korea Selatan Tewaskan Seorang Pengendara Motor

Share
Sebuah sinkhole sedalam 20 meter tiba-tiba muncul di Seoul, Korea Selatan, Selasa (25/3/2025). AFP
Share

sumbu.id, Sebuah sinkhole sedalam 20 meter tiba-tiba muncul di Seoul, Korea Selatan, Selasa (25/3/2025). Seorang pengendara motor jatuh ke dalamnya dan tewas, sementara seorang pengemudi mobil berhasil selamat dengan luka ringan.

Seperti dilaporkan Reuters, sinkhole atau lubang runtuhan itu terbentuk di atas terowongan bawah tanah yang sedang dibangun, sekitar 20 meter di bawah permukaan tanah. Pejabat pemadam kebakaran, Kim Chang-seob, mengatakan bahwa penyebab ambruknya tanah masih dalam penyelidikan oleh otoritas setempat.

(AFP/Anthoni Wallace)

Proses pencarian korban memakan waktu hampir 18 jam karena tim penyelamat harus memompa air, menggali tanah, serta melewati peralatan konstruksi dan puing-puing lainnya.

Rekaman dari kamera dasbor menunjukkan detik-detik sebelum kejadian, di mana sebuah mobil yang melintas sempat terpental saat roda belakangnya hampir masuk ke dalam sinkhole. Sesaat setelahnya, seorang pengendara motor yang datang dari belakang jatuh langsung ke dalam lubang yang menganga.

Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki faktor yang menyebabkan tanah tiba-tiba ambruk dan apakah ada kelalaian dalam proyek pembangunan terowongan bawah tanah di lokasi tersebut.

Kejadian ini terjadi hanya tiga bulan setelah Pemerintah Metropolitan Seoul mengumumkan langkah-langkah pencegahan sinkhole. Menyusul serangkaian kejadian serupa di tahun sebelumnya.

(AFP/Anthoni Wallace)

Pada 2024, beberapa insiden jalan ambles terjadi di kawasan Yeonhui-dong serta dekat Stasiun Jongno 5-ga dan Korea University.

Menurut Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korea Selatan, sejak 2018 hingga Maret 2025, tercatat 1.345 kasus jalan ambles di berbagai daerah.

Provinsi Gyeonggi menjadi wilayah dengan kasus terbanyak (291 kasus), disusul Gwangju (155), Busan (133), dan Seoul (115).

Sebagian besar kejadian ini terkait dengan kondisi tanah yang tidak stabil. Akibat pembangunan, perubahan aliran air tanah, serta infrastruktur bawah tanah yang sudah tua.

Peristiwa ini paling sering terjadi pada musim semi, saat tanah beku mencair, serta musim panas ketika hujan deras mengikis tanah di bawah permukaan jalan.

Pemerintah Korea Selatan terus berupaya meningkatkan sistem pemantauan dan pencegahan. Tetapi insiden terbaru ini menunjukkan bahwa tantangan dalam menjaga keamanan infrastruktur perkotaan masih besar.

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
HeadlineSports

Son Heung Min di Ejek Wartawan, Timnas Korea Selatan Boikot Media di Piala Dunia 2026

sumbu.id, GUADALAJARA – Hubungan antara Tim Nasional Korea Selatan dan media Korsel...

EkonomiHeadlineOtomotif

Penjualan Mobil Listrik di Korea Selatan Melonjak Hampir 50 persen

sumbu.id, Pasar mobil listrik Korea Selatan mencatat pertumbuhan pesat sepanjang Januari hingga...

HeadlineInternasional

Jet Tempur Korsel Tak Sengaja Jatuhkan 8 Bom ke Permukiman, 15 Warga Sipil Terluka

sumbu.id, Delapan bom yang dijatuhkan dari jet tempur KF-16 milik Angkatan Udara...

HeadlineInternasional

Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Resmi Ditangkap

sumbu.id, Penyidik resmi menahan Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk Yeol pada...