sumbu.id, NAGAN RAYA – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh, mendesak pemerintah pusat segera menyalurkan bantuan bagi korban banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada 26–27 November lalu. Hingga kini, bantuan dari pusat disebut belum diterima.
“Kami dari Pemkab Nagan Raya sampai hari ini belum menerima satu pun bantuan dari Pemerintah Pusat. Kami sangat berharap bantuan segera disalurkan kepada masyarakat yang tertimpa musibah,” ujar Bupati Nagan Raya Teuku Raja Keumangan, dikutip Antara Kamis (4/11/2025).
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sebanyak 25.608 jiwa atau 8.258 Kepala Keluarga terdampak banjir bandang dan banjir luapan tersebut.
Bupati Teuku Raja Keumangan juga meminta pemerintah pusat menetapkan bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara sebagai bencana nasional, mengingat skala kerusakan dan terbatasnya kemampuan anggaran daerah.
Ia mengungkapkan bahwa Pemkab Nagan Raya, bersama sejumlah kabupaten lain di Aceh, telah menandatangani surat pernyataan ketidakmampuan anggaran dalam menangani bencana besar tersebut.
Banjir melanda empat kecamatan, yakni Tadu Raya, Tripa Makmur, Darul Makmur, dan Beutong Ateuh Banggalang. Dari wilayah itu, Beutong Ateuh Banggalang mengalami kerusakan paling parah. “Sebanyak 85 persen infrastruktur, fasilitas umum, dan rumah warga hancur total,” kata Bupati.
Selain itu, jembatan penghubung antara Nagan Raya dan Aceh Tengah masih terputus, menghambat penyaluran bantuan serta proses evakuasi. “Uluran tangan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh sangat kami harapkan demi membantu masyarakat kami,” ujar Teuku Raja Keumangan.
Leave a comment