sumbu.id, AC Milan mengawali laga yang buruk di Serie A musim ini. Rossoneri dipaksa pulang tanpa poin setelah tumbang dari Cremonese di San Siro, Minggu (24/08/2025) dini hari WIB.
Laga yang digelar di pekan perdana Serie A 2025/2026 itu berakhir dengan kekecewaan besar bagi Milan. Alih-alih pulang dengan kemenangan, tim asuhan Massimiliano Allegri justru kehilangan kendali permainan.
Milan pun dipermalukan Cremonese dengan skor 1-2. Performa para pemain Milan pun menjadi sorotan usai pertandingan.
Beberapa tampil di bawah standar, sementara hanya segelintir yang menunjukkan kelas sebenarnya. Berikut ini ulasan lengkap beserta rating penampilan pemain AC Milan dalam duel melawan Cremonese.
Cremonese justru lebih efektif memanfaatkan peluang. Pada menit ke-28, tim tamu membuka keunggulan lewat sundulan Federico Baschirotto yang memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Milan dalam mengantisipasi bola mati. Gol tersebut membuat stadion terdiam, sementara pelatih Massimiliano Allegri terlihat gelisah di pinggir lapangan.
Rossoneri sempat bangkit. Menjelang babak pertama berakhir, Milan berhasil menyamakan kedudukan. Strahinja Pavlovic menanduk bola hasil umpan silang Pervis Estupiñán untuk mengubah skor menjadi 1–1 di menit ke-41. Harapan suporter sempat kembali menyala, namun skor imbang itu tidak bertahan lama di babak kedua.
Pada menit ke-61, Cremonese kembali unggul melalui gol spektakuler Federico Bonazzoli. Menerima bola liar di dalam kotak penalti, Bonazzoli melakukan sepakan overhead kick yang tak mampu dijangkau kiper Mike Maignan. Gol indah itu sekaligus memastikan kemenangan bersejarah bagi tim tamu di San Siro.
Milan mencoba menekan hingga akhir laga, namun peluang demi peluang kandas di tangan kiper Emil Audero yang tampil gemilang. Skor 1–2 bertahan hingga peluit panjang berbunyi, membuat para tifosi Milan pulang dengan wajah kecewa.
Usai pertandingan, pelatih Massimiliano Allegri tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menyoroti kelemahan timnya dalam mengantisipasi ancaman sederhana.
“Kami tidak bisa terus-menerus kebobolan dengan cara seperti ini, Gol pertama datang dari situasi bola mati yang seharusnya bisa diantisipasi. Gol kedua bahkan lebih menyakitkan, karena pemain lawan bisa melakukan overhead kick tanpa ada tekanan yang berarti. Ini bukan soal taktik, tapi soal kesadaran membaca bahaya. Milan harus lebih cerdas.” ujar Allegri dalam konferensi pers, dikutip dari Football Italia.
Allegri juga menekankan bahwa timnya harus segera berbenah jika tidak ingin kehilangan momentum di awal musim.
“Saya melihat banyak hal positif dari penguasaan bola, tapi sepak bola bukan hanya soal itu. Jika kami tidak lebih tajam di depan gawang dan lebih disiplin di belakang, hasil seperti ini akan terus berulang. Kami tidak boleh kehilangan fokus, apalagi di liga yang panjang,” tegasnya.
Peringatan Awal untuk Rossoneri
Kekalahan ini menjadi alarm bagi AC Milan, terutama karena mereka baru saja memulai era baru dengan ekspektasi tinggi di bawah arahan Allegri. Tugas berat menanti, baik dalam memperkuat lini belakang yang rapuh maupun mempertajam penyelesaian akhir di lini serang.
Bagi Cremonese, kemenangan ini menjadi catatan manis sekaligus pembuktian bahwa mereka bukan sekadar tim pelengkap di Serie A musim ini. Bonazzoli pun menjadi pahlawan dengan gol indahnya yang berpotensi masuk daftar gol terbaik musim ini.
Milan akan mencoba bangkit di laga berikutnya, namun tekanan sudah terasa sejak awal. Bagi Allegri, pekerjaan rumah besar menanti: mengembalikan mental, memperbaiki pertahanan, dan membuktikan bahwa Rossoneri masih layak diperhitungkan sebagai kandidat juara.
Leave a comment