sumbu.id, Kebakaran hebat melanda Pabrik Garmen PT Anugerah Abadi Magelang (AAM) menggemparkan warga sekitar Desa Girirejo, Tempuran, Magelang pada Minggu (8/12/2024).
Api yang berkobar dengan hebat melahap hampir seluruh bagian pabrik, mulai dari area kantor, finishing, sewing, hingga gudang.
Meski hujan deras mengguyur kawasan tersebut, api tetap membumbung tinggi dan asap hitam tebal membubung ke langit, terlihat dari jarak jauh.
Kebakaran pabrik PT AAM ini tentu saja menimbulkan kerugian yang cukup besar bagi perusahaan dan mengancam nasib ribuan buruh.
Peristiwa ini juga menyebabkan terganggunya aktivitas produksi dan distribusi produk pakaian yang selama ini dipasarkan baik di dalam maupun luar negeri.
PT AAM adalah salah satu perusahaan penerima fasilitas kawasan berikat dari Bea Cukai Magelang yang berlokasi di Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang.
Saat ini, PT AAM berhasil menyerap tenaga kerja mencapai 2.700 pekerja. Produk yang diekspor terdiri dari pakaian wanita, pakaian anak-anak, serta celana dan kaus remaja
Mengutip DetikJateng, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang bersama Forkompinda akan membantu dan mendukung untuk mengatasi kejadian tersebut.
“Kita lihat bersama, kondisi di luar kemampuan. Kita semua, baik pemkab maupun seluruh unsur Forkompinda sesuai kewenangannya akan membantu men-support full terkait untuk mengatasi kejadian yang ada di PT Anugerah Abadi Magelang (AAM),” kata Pj Bupati, Sepyo Achanto, kepada awak media di lokasi kebakaran.
“Tadi, kita minta agar seluruh karyawan-karyawati terus komunikasi dengan perusahaan, dan ini proses untuk melakukan langkah-langkah terbaik. Mulai dari proses asuransi. Yang untuk pengurusan asuransi kemudian juga disampaikan Pak Lee (Lee Myung Ho, direktur utama PT AAM) masih dengan semangatnya. Memberikan semangat pada karyawan karyawati agar bisa bangkit kembali,” tambah Sepyo.
Leave a comment