SUMBU.ID, Jakarta – Calon gubernur Jawa Tengah dengan nomor urut dua Ahmad Luthfi menyebutkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerag (APBD) Jawa Tengah sebesar Rp27,8 triliun termasuk nilai yang rendah.
Menurut Luthfi, untuk membangun Jawa Tengah dibutuhkan anggaran yang lebih besar. Maka dari itu, Luthfi mengatakan jika dirinya terpilih maka dirinya akan kolaborasi dengan pemerintah pusat dan pengusaha untuk membangun Jawa Tengah.
Data itu disampaikan dalam debat perdana Pilkada Jateng 2024 bertema “Tata Kelola Pemerintahan: Kepemimpinan dan Reformasi Birokrasi Menuju Jawa Tengah dengan Pelayanan Publik yang Transparan dan Akuntabel”, yang digelar di Semarang, Rabu (30/10) malam.
“Jateng ini APBD-nya Rp27,8 triliun. Ini kan jumlah APBD yang rendah untuk Jateng. Kita akan integrasikan dengan pusat, lalu kolaborasi dengan kabupaten, lalu desa dan aturannya kita akan tarik kementerian dan lembaga agar Jateng makmur,” ungkap di sela debat perdana cagub Jawa Tengah.
Berkaitan dengan hal itu, calon gubernur nomor urut satu Andika Perkasa memberikan respon bahwa partnership merupakan unsur penting agar Sustainable Development Goals (SDGs) dan hal tersebut dilupakan oleh Ahmad Luthfi.
Andika berpandangan bahwa partnership tersebut sangat dibutuhkan agar program bisa berjalan dengan baik karena pemprov dibatasi oleh waktu dalam bekerja.
“Pemerintah dibatasi oleh periode. Jadi partnership ini harus sudah dibangun sama halnya ketika kita bekerja,” pungkasnya.
Mengutip Antara, Berdasarkan penelusuran, dilansir dari data BPKAD Provinsi Jawa Tengah, APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2024 semula sebesar Rp27.849.277.959.000,00 bertambah sebesar Rp716.920.614.000,00 sehingga menjadi Rp28.566.198.573.000,00.
Berdasarkan data, Jawa Tengah masuk ke dalam lima besar APBD tertinggi. Lima daerah dengan APBD terbesar di 2024 berdasarkan urutan yang tertinggi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Kalimantan Timur.
Dibandingkan Jawa Timur dan Jawa Barat, Jawa Tengah memang memiliki APBD terendah. APBD Jawa Timur 2024 yang semula sebesar Rp31,418 trilliun, berubah menjadi sebesar Rp32,115 triliun, sedangkan APBD Jawa Barat 2024 sebesar Rp37,3 triliun.
Leave a comment