Esumbu.id, Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunjuk Elon Musk untuk peran krusial yang bertujuan menciptakan pemerintahan yang lebih efisien. Hal ini akan memberi pengaruh lebih besar kepada orang terkaya di dunia yang menyumbangkan lebih 100 juta dolar AS dalam kampanye untuk membantu Trump terpilih.
Musk dan mantan calon presiden dari Partai Republik Vivek Ramaswamy akan memimpin bersama Departemen Efisiensi Pemerintah yang baru dibentuk, sebuah badan yang menurut Trump akan beroperasi di luar batas-batas pemerintahan.
“Bersama-sama, Musk dan Ramaswamy akan membuka jalan bagi pemerintahan saya untuk membongkar Birokrasi pemerintah, mengurangi peraturan yang berlebihan, memangkas pengeluaran yang boros, dan merestrukturisasi Badan-Badan Federal,” tulis Trump seperti dikutip Reuters, Rabu (13/11/2024).
Musk memberikan tanggapan atas penunjukan Trump pada Selasa malam di X, dengan mengatakan bahwa transparansi dengan publik akan menjadi komponen kunci dari departemen ini.
“Ini akan mengguncang sistem, dan siapa pun yang terlibat dalam pemborosan anggaran pemerintah, yang jumlahnya cukup besar!” ucap Musk dalam pernyataan itu.
“Orang-orang tidak tahu seberapa besar dampaknya,” papar Musk menambahkan.
Trump mengatakan departemen baru tersebut akan mewujudkan impian lama Partai Republik dan memberikan saran dan bimbingan dari luar pemerintahan.
Departemen baru tersebut akan bekerja sama dengan Gedung Putih dan Kantor Manajemen dan Anggaran untuk mendorong reformasi struktural berskala besar, dan menciptakan pendekatan kewirausahaan terhadap pemerintahan yang belum pernah terlihat sebelumnya, kata Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Trump memberi tugas dan wewenang mereka hingga Juli 2026 untuk menyelesaikan pekerjaan. Namun, tidak diketahui apakah posisi mereka juga akan berakhir pada tanggal tersebut.
“Pemerintahan yang lebih ramping, efisien, dan minim birokrasi akan menjadi hadiah sempurna bagi Amerika di Hari Jadi ke-250 Deklarasi Kemerdekaan. Saya yakin mereka akan berhasil!” ujar Trump dalam pernyataannya.
Pada September lalu, Trump memang telah mengutarakan niatnya membentuk badan pengawas pengeluaran pemerintah jika ia memenangkan pemilihan presiden atau Pilpres AS 2024.
Saat itu, Trump bahkan telah mengatakan ia akan merekrut Elon Musk untuk memimpin “komisi efisiensi pemerintah” jika terpilih lagi sebagai presiden AS.
Leave a comment