sumbu.id,Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tengah mempersiapkan Stadion 17 Mei di Banjarmasin sebagai markas klub Barito Putera untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2025/2026. Persiapan tersebut melibatkan koordinasi lintas instansi, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta manajemen Barito Putera.
Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel, M. Fitri Hernadi, mengatakan salah satu tahapan penting adalah pelaksanaan risk assessment oleh Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) yang dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 4 Juli 2025.
“Risk assessment ini bertujuan menilai kelayakan Stadion 17 Mei sebagai venue pertandingan, terutama dari sisi keselamatan dan keamanan,” ujar Fitri dalam keterangannya di Banjarmasin, Selasa (1/7/2025).
Beberapa aspek yang menjadi perhatian dalam penilaian tersebut mencakup sistem evakuasi, perlindungan bagi penonton, serta kesiapan sarana dan prasarana stadion. Evaluasi ini juga menjadi bagian dari upaya mitigasi risiko untuk mencegah terulangnya insiden tragis seperti tragedi Kanjuruhan di Malang.
Fitri menyebutkan, meskipun pembangunan infrastruktur stadion masih berjalan, sejumlah progres signifikan telah dicapai. Salah satunya adalah pemasangan sistem sprinkler untuk perawatan rumput lapangan yang ditargetkan rampung dan siap digunakan pada Agustus 2025.
“Kami targetkan Stadion 17 Mei dapat digunakan untuk laga kandang perdana Barito Putera pada Agustus mendatang,” kata Fitri.
Pemerintah menargetkan skor minimal 60 dalam risk assessment sebagai syarat awal kelayakan penggunaan stadion. Fitri optimistis semua aspek yang menjadi penilaian akan dipenuhi tepat waktu.
“Mudah-mudahan sebelum 3 Juli seluruh komponen yang dinilai sudah kami selesaikan, dan sisanya akan disempurnakan agar stadion benar-benar siap,” pungkasnya.
(Source: MC Kalsel)
Leave a comment