Home Headline Pertempuran Sengit Akan Terjadi di Pilpres Amerika 2024, Kamala Harris Vs Donald Trump
HeadlineInternasional

Pertempuran Sengit Akan Terjadi di Pilpres Amerika 2024, Kamala Harris Vs Donald Trump

Share
(Photo: The Telegraph)
Share

sumbu.id, Jutaan warga Amerika Serikat akan menuju tempat pemungutan suara pada 5 November 2024 untuk memilih Donald Trump atau Kamal Harris presiden AS berikutnya. Siapa pun yang terpilih menempati Gedung Putih nanti punya pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat, baik di dalam maupun luar negeri.

Pada Pilpres Amerika 2024 ini, mencatatkan sejarah baru ketika Presiden Joe Biden memutuskan untuk tidak mencalonkan diri kembali dan menyerahkan estafet kepemimpinan kepada Harris.

Ini merupakan kali pertama dalam sejarah modern AS di mana presiden petahana mengundurkan diri dari pencalonan pada tahap sedemikian late dalam siklus pemilu.

Sistem politik AS saat ini didominasi oleh dua partai. Jadi setiap presiden AS pada zaman modern berasal dari salah satu dari partai tersebut.

Partai Demokrat adalah partai politik liberal. Agenda politiknya sebagian besar ditentukan oleh perjuangan memenuhi hak-hak sipil, jaring pengaman sosial yang luas, serta langkah-langkah untuk mengatasi perubahan iklim.

Partai ini adalah partai presiden petahana, Joe Biden, dan wakil presiden petahana, Kamala Harris.

Adapun Partai Republik adalah partai politik konservatif di AS yang juga dikenal sebagai Grand Old Party (GOP).

Partai ini memperjuangkan pajak yang lebih rendah, mengecilkan ukuran pemerintah, memperjuangkan hak senjata, serta pengetatan imigrasi dan aborsi.

Mantan Presiden Donald Trump adalah kandidat Republik yang mendapatkan cukup dukungan untuk kembali menjabat sebagai presiden.

Hingga saat ini, peta kekuatan keduanya masih imbang.

Sejumlah survei mengunggulkan Trump di atas Kamala, dan survei lainnya memenangkan Kamala dibanding Trump. Meski begitu, selisih keduanya sendiri sangatlah kecil, dengan rentang rata-rata keduanya memiliki selisih 1%-3% saja.

Dalam survei Morning Consult, Kamala Harris mempunyai keunggulan dua poin dari Trump dengan perolehan 49% Vs 47%, dalam survei Morning Consult terhadap kemungkinan pemilih pada hari Minggu dengan margin kesalahan satu poin.

Menurut survei ABC/Ipsos, Kamala Harris memiliki keunggulan tiga poin dari Trump dengan perolehan 49% Vs 46% dalam jajak pendapat ABC/Ipsos.

Sedangkan pada survei CNBC berbanding terbalik, Trump unggul 48% berbanding 46% dalam survei CNBC terhadap pemilih terdaftar yang dirilis Kamis (margin of error 3,1%).

Kemudian, hasil survei Wall Street Journal, Trump unggul di survei ini dengan perolehan 47% berbanding 45%.

Survei tersebut menunjukkan Kamala dan Trump memperoleh suara yang hampir sama dari warga AS, dan dapat dipastikan ini akan menjadi pertempuran yang sengit bagi kedua kandidat tersebut.

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
HeadlineInternasional

Sah! Indonesia Gabung Dewan Perdamian yang Dipimpin Trump

sumbu.id, Indonesia bersama Arab Saudi, Qatar, Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, dan Uni...

HeadlineInternasional

Macron Tolak Bergabung, Donald Trump Ancam Naikkan Tarif Prancis 200 Persen

sumbu.id, WASHINTONG – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menaikkan tarif...

HeadlineInternasional

Ditangkap Trump, Presiden Venezuela Nicolas Maduro Tiba di New York

sumbu.id, NEW YORK – Pesawat yang mengangkut Presiden Venezuela Nicolas Maduro bersama...

HeadlineInternasional

Kediaman Vladimir Putin Diserang 91 Drone, Trump Sangat Marah!

sumbu.id, MOSKOW – Pemerintah Rusia menuduh Ukraina berupaya melancarkan serangan terhadap salah...