sumbu.id, Fenomena langka terjadi pada puncak gunung fuji, Jepang. Biasanya gunung tertinggi dan salah satu ikon paling suci di negara tersebut diselimuti oleh salju pada awal Oktober.
Namun kenyataannya, puncak Gunung Fuji itu belum diselimuti salju tahun ini, tepatnya sampai akhir Oktober. Hal ini merupakan fenomena pertama kali sejak 130 tahun terakhir, pada 1894.
Fenomena ini juga berkaitan dengan kondisi dimana musim panas ekstrem melanda Jepang tahun ini.
Tercatat temperatur selama musim panas 1,76 derajat Celcius lebih tinggi dari rata-rata periode 1991-2020, menjadikan Jepang masuk dalam musim panas terpanas dalam sejarah.
Pada bulan September, suhu tetap lebih tinggi dari biasanya, didorong oleh aliran udara hangat dari selatan.
Fenomena jet stream subtropis yang mengarah ke utara memperpanjang suhu panas hingga awal musim gugur, sehingga kondisi ini menghambat turunnya suhu di sekitar puncak gunung, yang dibutuhkan untuk membentuk salju.
Suhu di Jepang pada Oktober memang sedikit menurun, tetapi masih lebih tinggi dari rata-rata.
Hal ini mengakibatkan salju belum turun di Gunung Fuji hingga akhir Oktober, sebuah rekor terpanjang yang pernah tercatat dalam sejarah.
Belum adanya salju di Gunung Fuji ini mempertegas tanda-tanda perubahan iklim yang semakin nyata di seluruh dunia.
Meski, kabar baik datang dari para ahli meteorologi Jepang: Gunung Fuji diprediksi akan kembali berselimut salju pekan depan.
Tenki.jp, situs web prakiraan cuaca yang dikelola oleh Asosiasi Cuaca Jepang (Japan Weather Association) memprediksi hujan akan turun di sekitar Gunung Fuji pada 6 November.
Udara dingin diprediksi akan masuk dan mengubah hujan menjadi salju di dekat puncak. “Cuaca akan berangsur cerah, dan salju pertama di gunung tersebut kemungkinan dapat diamati pada pagi hari tanggal 7 November,” bunyi di laman tenki.jp.
Perusahaan prakiraan cuaca lainnya, Weather News, juga menyatakan bahwa “salju pertama kemungkinan akan mundur ke bulan November”.
Sebuah studi menunjukkan bahwa pemanasan global telah mempercepat hilangnya salju di berbagai belahan bumi utara dalam empat dekade terakhir.
Kondisi tanpa salju di puncak Gunung Fuji tahun ini adalah sinyal perubahan yang serius, mengingat rekornya yang belum pernah terjadi dalam 130 tahun terakhir.
Leave a comment