sumbu.id, SUMATERA UTARA – Kisah pilu mewarnai bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, dan viral di berbagai platform media sosial.
Seorang pria bermarga Hutauruk nekat menempuh perjalanan puluhan kilometer dari Tarutung menuju Kecamatan Tukka untuk mencari istri dan anaknya yang sudah dua hari tak bisa dihubungi.
Dalam perjalanan tersebut, pria bernama Ebyn Hutauruk itu tidak sengaja bertemu dengan Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu. Pertemuan spontan itu menjadi momen haru ketika Ebyn meluapkan kegelisahan yang selama ini ia pendam.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @horastapanuliutara, Ebyn terlihat mengenakan celana jeans penuh lumpur. Ekspresi wajahnya menunjukkan kecemasan dan kelelahan mendalam setelah menyusuri jalur rusak akibat bencana.
“Istri saya gendong anak. Sudah dua hari tidak bertemu. Oh Tuhan, mereka di mana sekarang, Pak? Saya pengen tahu aja, Pak. Bapak tolong saya, Pak,” ucap Ebyn kepada Masinton, dengan suara terbata-bata menahan tangis, dikutip pada Sabtu (28/11/2025).
Keterputusannya akses komunikasi dan transportasi membuat Ebyn tak punya pilihan selain berjalan kaki melintasi jalan yang ambles, jembatan putus, serta tumpukan longsor. Dengan penuh harap, ia terus melangkah menyusuri jalur licin dan berlumpur demi menemukan keluarganya yang hilang kontak pascabencana.
Bupati Masinton terlihat berusaha menenangkan Ebyn dan memberi dukungan. “Semangat, Bang. Kami mengerti perasaanmu,” ujar Masinton, sembari berjanji mengerahkan tim gabungan untuk membantu mencari keberadaan istri dan anak Ebyn.
Momen tersebut memicu gelombang simpati dari warganet. Ribuan komentar berisi doa dan dukungan moral mengalir untuk Ebyn, yang perjuangannya menggambarkan betapa beratnya dampak bencana bagi masyarakat di wilayah terdampak.
Leave a comment